Berikut Cara Menanam Bibit Pohon Kelengkeng Matalada. Kelengkeng ini sangat ideal untuk dataran rendah dengan iklim panas rata-rata 30-35 °C. Tanah gembur dengan kandungan organik tinggi lebih disukai lengkeng jenis ini. Yang utama adalah mendapatkan sinar matahari yang cukup dan kebutuhan nutrisinya terpenuhi; terapinya juga relatif sederhana dan tidak memerlukan perawatan ekstra.
Yuk simak Cara Menanam Bibit Pohon Kelengkeng Matalada dibawah ini:
Pemilihan Bibit Pohon Kelengkeng Matalada
Bibit Pohon Kelengkeng Matalada berkualitas tinggi memiliki ciri segar, berdaun, dengan batang kuat berwarna hijau cerah dan memiliki akar yang kuat.
Pemilihan Lahan Bibit Pohon Kelengkeng Matalada
- Langkah selanjutnya adalah memilih lokasi setelah bibit pohon lengkeng tersedia. Pilih sebidang tanah yang bisa menampung banyak bibit tanaman buah. Bibit kelengkeng Matalada Anda harus berjarak tidak lebih dari lima meter.
- Pastikan tidak ada naungan yang menghalangi sinar matahari. 50x50x50 cm harus menjadi dimensi lubang tanam. Isi lubang tanam dengan campuran tanah dan kompos atau pupuk kandang setelah lubang dibuat untuk tanaman.
- Agar gas tanah bisa keluar akibat paparan sinar matahari dan angin, diamkan lubang tanam selama seminggu sebelum ditimbun.
Cara Menanam Bibit Pohon Kelengkeng Matalada
- Merobek polibag secara perlahan dan membuang yang bekas adalah tata cara yang dianjurkan untuk menanam bibit lengkeng dalam pot atau tabulampot maupun langsung ke tanah.
- Usahakan untuk tidak merusak akar bibit dengan berhati-hati saat melakukannya. Setelah itu tanam, isi lubang dengan tanah, dan padatkan dengan lembut. Gunakan air secukupnya untuk menyiram tanaman setelah proses penanaman selesai.
Pemeliharaan Bibit Pohon Kelengkeng Matalada
- Menyiram tanaman buah lengkeng matalada secara berkala pada pagi atau sore hari, namun hindari membiarkan akarnya menggenang, merupakan cara sederhana untuk merawatnya baik di dalam pot maupun ditanam langsung ke tanah.
- Hanya ketika sudah kering barulah Anda menyiram. Selama dua minggu pertama hingga satu bulan setelah tanam, sirami setidaknya dua hari sekali.
- Pupuk harus diberikan secara berkala, minimal sebulan sekali atau dua minggu sekali. Guna mendorong tumbuhnya bunga dan buah, pemangkasan juga bisa dilakukan pada ujung cabang yang lebat.
